{"id":313,"date":"2026-05-22T07:21:50","date_gmt":"2026-05-22T07:21:50","guid":{"rendered":"https:\/\/kajiandammam.com\/?p=313"},"modified":"2026-05-22T07:38:13","modified_gmt":"2026-05-22T07:38:13","slug":"mujahadah-bersungguh-sungguh-melaksanakan-ketaatan-dan-meninggalkan-maksiat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/2026\/05\/22\/mujahadah-bersungguh-sungguh-melaksanakan-ketaatan-dan-meninggalkan-maksiat\/","title":{"rendered":"Mujahadah: Bersungguh-Sungguh Melaksanakan Ketaatan dan Meninggalkan Maksiat"},"content":{"rendered":"<p>Ayat-ayat atau dalil-dalil anjuran untuk ber<em>mujahadah<\/em> sangat banyak. Disebutkan tentang <em>mujahadah<\/em>, adalah orang yang bersungguh-sungguh dan orang yang berjuang.<\/p>\n<p>Menurut Syaikh Ibn Utsaimin <em>rahimahullah<\/em>, seorang yang ber<em>mujahadah<\/em> untuk dirinya sendiri dan untuk orang lain. Orang yang bermujahadah untuk orang lain adalah berat dan tidak sempunr bagi orang lain kecuali setelah berjuang untuk dirinya sendiri.<\/p>\n<p>Seorang yang berjuang dengan sungguh-sungguh terdiri dari dua kategori; <em>mujahadah<\/em> dalam melakukan ketaatan dan <em>mujahadah<\/em> dalam meninggalkan maksiat.<\/p>\n<p>Karena melakukan ketaatan itu sebenarnya berat bagi hawa nafsu kita, kecuali bagi orang-orang yang berikan kemudahan dan keringanan. Meninggalkan maksiat juga sangat berat bagi hawa nafsu kecuali bagi orang-orang yang diberikan pertolongan Allah Ta&#8217;ala.<\/p>\n<p>Maka seorang hamba sudah selayaknya berjuang untuk menundukkan hawa nafsunya, agar tidak jatuh dalam kubang kemaksiatan dan membimbingnya dalam ketaatan.<\/p>\n<p>Dan <em>mujahadah<\/em> yang berat adalah melawan hawa nafsu agar senantiasa menajga niat ikhlas untuk Allah dalam ibadah, memurnikan amalan dari seluruh cabang-cabang kesyirikan; <em>riya, sum&#8217;ah<\/em> dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Sesungguhnya ikhlas perkara yang sangat dahsyar dan berat sekali. Sebuah <em>atsar<\/em> disebutkan &#8220;tidak ada perkara yang berat bagiku untuk menajganya melebihi niatku.&#8221;<\/p>\n<p>Di antara bentuk <em>mujahadah<\/em> kita yang berat juga adalah puasa, karena sesungguhnya puasa diantara hal yang paling tidak disukai hawa nafsu.<\/p>\n<p>Termasuk bentuk <em>mujahadah<\/em> adalah shalat berjamaah di masjid bagi laki-laki, karena sebagian orang bermudah-mudahan shalt wajib di rumahnya sendiri tetapi berat melangkahkan kakinya ke masjid.<\/p>\n<p>Disebutkan dalam hadits shahih: <em>&#8220;Shalat yang paling berat bagi munafikin adlaah shalat shubuh dan isya, seandainya mereka mengetahui apa yang terkadung di dalamnya, niscaya mereka akan datang merangkak.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Ikuti Kajian Kitab Riaydhus Shalihin, Bab Mujahadah di Masjid ICC Dammam (Jum&#8217;at 22 Mei 2026):<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Al-Mujahadah\" width=\"1110\" height=\"624\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/2rVXXE9kNm4?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Termasuk <em>Mujahadah<\/em> kepada orang lain adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjelaskan ilmu dan membagikannya.<\/li>\n<li>Meluruskan pemahaman ahlu bid&#8217;ah, yang kebid&#8217;ahannya sampai pada tingkat kekafiran.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Mujahadah di atas adalah dengan ilmu tetapi juga dengan mujahadah kepada kuffar, munafiqin dengan senjata (<em>jihad fii sabilillah<\/em>).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayat-ayat atau dalil-dalil anjuran untuk bermujahadah sangat banyak. Disebutkan tentang mujahadah, adalah orang yang bersungguh-sungguh dan orang yang berjuang. Menurut Syaikh Ibn Utsaimin rahimahullah, seorang yang bermujahadah untuk dirinya sendiri&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[98],"tags":[124,158,159,157,25],"class_list":["post-313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-riyadhus-shalihin","tag-kajian-icc-dammam","tag-kajian-kitab-raiyadhus-shalihin","tag-majlis-ilmu","tag-mujahadah","tag-taman-surga"],"views":11,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/kajiandammam.com\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mujahadah.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=313"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":317,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/313\/revisions\/317"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}