{"id":492,"date":"2026-07-17T10:26:59","date_gmt":"2026-07-17T10:26:59","guid":{"rendered":"https:\/\/kajiandammam.com\/?p=492"},"modified":"2026-07-17T10:28:04","modified_gmt":"2026-07-17T10:28:04","slug":"adab-adab-hari-jumat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/2026\/07\/17\/adab-adab-hari-jumat\/","title":{"rendered":"Adab-adab Hari Jum&#8217;at"},"content":{"rendered":"<p>Di antara adab-adab pada hari Jum&#8217;at yang disebutkan dalam Khutbah baru tadi adalah:<\/p>\n<p><em>Pertama,<\/em> Mandi Jum&#8217;at. Mandi pada hari jumat merupakan sunnah muakkadah menurut jumhur ulama. Sebagian ualma menyebutnya hukumnya wajib. Disebutlan: &#8220;Mandi pada hari jumat adalah kewajiban bagi orang yang telah baligh.&#8221;<\/p>\n<p><em>Kedua<\/em>, bersiwak dan memakai wewangian. Disunnahkan beriswak dan menggunakan parfum sebelum bernagkat shalat Jum&#8217;at. Oleh karena itu hendaknya saling mengingatkan dengan cara yang lemah lembut dan sopan, jika ada bau yang tidak sedap di badannya, agar bisa menghadiri shalat Jum&#8217;at dengan baik.<\/p>\n<p><em>Ketiga<\/em>, menggunakan pakaian yang baik. &#8220;Pakailah pakaian yang terbaik setiap kalian memasuki masjid.&#8221; Rasulullah mengenakan pakaian terbaiknya, menghadiri shalat Jum&#8217;at, apabila melakukan itu maka diampuni dosa-dosanya dari satu jumat ke jumat berikut, atau sebagaima kata hadits.<\/p>\n<p><em>Keempat<\/em>, berangkat lebih awal ke masjid, Dalam hadi &#8220;barang siapa mandi pada hari jumat lalu berangkat di waktu pertama, seolah-olah berkurban sapi, di waktu kedua seolah-olah berkurban seekor sapi, di waktu ketiga seolah-olah berkurban kambing bertanduk, waktu keempat seolah-olah berkurban seekor ayam, dan waktu kelima seolah-olah berkurban sebutir telur. Apabila telah keluar untuk berkhutbah, maka para malaikat keluar mendengarkan dan berdzikir.<\/p>\n<p>Waktu syuruq sampai dengan Dzuhur waktu dibagi lima; mulai jam 5 hingga 6.30 pagi adalah waktu yang pertama. Kemudian 6.30-8.00 waktu kedua, kemudian 8.00-9.30 waktu ketiga, kemudian 9.30-11.00 waktu keempat, dan 11.00-11.30 waktu keempat.<\/p>\n<p><em>Kelima<\/em>, berjalan dengan tenang. Ketika mendatangi shalat Jum&#8217;at berjalan dengan tenang dan diperbolehkan menggunakan kendaraan. Kemudian keluar menuju masjid dengan ketenangan.<\/p>\n<p><em>Keenam<\/em>, berjalan kaki menuju masjid. Rasulullah menyebutkan setiap langkah menuju shalat jum&#8217;at akan diberikan pahala.<\/p>\n<p><em>Ketujuh<\/em>, mendekat ke imam, disunnahkan duduk sedekat mungkin dengan imam, memenuhi shaf terdekat paling depan.<\/p>\n<p><em>Kedelapan<\/em>, tidak melangkahi pundak orang lain.<\/p>\n<p><em>Kesembilan,<\/em> tidak memisahkan dua orang yang sedang duduk berdekatan. &#8220;Kemudian dia keluar menuju shalat jumat dan tidak mmisahkan dua orang yang sedang duduk.&#8221;<\/p>\n<p><em>Kesepuluh<\/em>, menyibukkan diri dengan ibadah sebelum khutbah shalat Jum&#8217;at. Seperti mendirikan shalat dua raka&#8217;at, membaca Al-Quran, berdzikir, beristighfar, berdoa, duduk di majlis ilmu, dan ibadah lainnya.<\/p>\n<p><em>Kesebelas<\/em>, tidak mengganggu jamaah dengan mengeraskan bacaan al-Quran.<\/p>\n<p>Siaran langsung dari Masjid Islamic Cultural Center Dammam. Saksikan di sini:<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Adab-adab Hari Jum&amp;apos;at\" width=\"1110\" height=\"624\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/mfRLqfn1NoA?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di antara adab-adab pada hari Jum&#8217;at yang disebutkan dalam Khutbah baru tadi adalah: Pertama, Mandi Jum&#8217;at. Mandi pada hari jumat merupakan sunnah muakkadah menurut jumhur ulama. Sebagian ualma menyebutnya hukumnya&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":494,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[285,71,101,287,286,161],"class_list":["post-492","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-terjemah-khutbah-jumat","tag-adab-hari-jumat","tag-khutbah-jumat","tag-masjid","tag-pahala","tag-shalat-jumat","tag-terjemah-khutbah-jumat"],"views":66,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/kajiandammam.com\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/WhatsApp-Image-2026-07-17-at-12.55.58.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=492"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":495,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/492\/revisions\/495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiandammam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}