Sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa salam :
مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
Barangsiapa menunaikan ibadah haji lalu dia tidak melakukan rafats (perkataan atau perbuatan yang tidak seronok ) dan tidak melakukan perbuatan fasiq, maka dia kembali (suci) sebagaimana hari dilahirkan oleh ibunya.
Juga sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa salam :
الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ
Haji mabrur tidak ada balasannya selain surga
Yang tampak dari ucapan-ucapan Rasul di atas adalah haji mabrur bisa menghapuskan dosa besar. Ini juga diperkuat dengan sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa salam :
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ
Satu umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus (dosa-dosa) yang ada diantara keduanya dan haji mabrur tidak memiliki balasan selain surga.
Selengkapnya saksikan di tautan berikut ini: